Senin, 23 Oktober 2017
Kuizinkan
Kuizinkan kau pamit dari lamunanku
agar senyap merebak dan hati mengerti arti sepi
Candamu tak kan ada lagi
bahkan sekadar sapa
Tak akan kuminta
Berlalulah dari hadapanku
Tak mengapa
untuk apa hadirmu jika hanya mengeja luka
Telah kuizinkan perih itu berlari
Menemukan tempatnya sendiri
Ruang kelas, 24 Oktober 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Gurindam
kalau kau hendak selamat bekali diri dengan salihat jika dirimu sedang seteru ingat lidah setajam sembilu andai amarah mu...
-
Blog sebagai media sosial sudah dikenal lama bahkan sebelum facebook dan instagram menjamur. Saya sendiri sudah lama mengenal blog, ...
-
Source pict https://i0.wp.com/lemon.hu/wp-content/uploads/2016/03/leonidafermov8 Sudah kukatakan padamu kala itu saat getir menyelina...
-
Aku pernah berada pada titik paling rapuh dalam hidup. Titik di mana aku merasakan penyesalan yang begitu dalam pada pilihan yang ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar