Jumat, 29 September 2017

Jerawat Dina

Dina menggerutu di depan cermin. Tangannya tak lepas dari benjolan mungil  yang menyebar manja di kedua pipi. Rasa-rasanya ia ingin teriak karena jerawat-jerawat itu sudah menghuni wajahnya sejak seminggu yang lalu.

"Mbak, gimana nih jerawatku gak sembuh-sembuh," rengek Dina pada kakaknya Risma.

"Kamu stres, sih. Cuma gara-gara diputusin Bima aja dunia serasa kiamat," timpal Risma tanpa sedikit pun melirik adiknya.

Dina menghempaskan tubuh di kasur. Handuk masih melingkar di lehernya.

"Rama mau ke sini, Din." Risma menarik handuk dari leher Dina.

"Buruan mandi gih. Masak calon pacar mau ke sini masih kucel gitu."

Dina melotot. "Calon pacar? Mbak ngelantur."

"Mbak bisa lihat kok dia suka ma kamu. Kamu move on dong dari Bima. Rama gak kalah cakep kok. Baik lagi. Kemaren aja bawa oleh-oleh banyak banget. Kan lumayan, aku kecipratan."

Tak lama kemudian terdengar suara motor di depan rumah. Dina menyibak korden jendela kamarnya.

"Ya ampun. Baru juga diomongin udah dateng aja." Dina terburu-buru berlari ke kamar mandi, mencuci muka ala kadarnya dan meminta kakaknya menyambut Rama sebentar.

Lima menit sudah cukup baginya untuk berganti baju. Ia kemudian menuju ruang tamu.

"Hai. Mau minum apa Ram, aku ambilin." Dina berbasa-basi menawarkan minuman. Dia agak rikuh dengan tatapan Rama. Dina merasa seperti Rama sedang menghitung jumlah jerawat di wajahnya.

"Ntar ajalah, Din. Oya, ni aku bawain sesuatu. Mbakmu cerita kamu lagi pusing ngatasin masalah wajah. Kebetulan adikku punya masalah yang sama. Dia pake sabun KeSoft ini buat ngilangin jerawatnya, bagus loh kandungannya. Yang penting kamu rajin cuci muka. Jaga kebersihan biar gak jerawatan. Walau sebenernya meski jerawatan kamu tetep cantik kok." ujar Rama panjang lebar.

Dina menerima bungkusan yang diberikan Rama dengan menahan malu. Ia tahu, dari balik pintu kamar Risma sedang menertawai dirinya.

5 komentar:

Gurindam

kalau kau hendak selamat  bekali diri dengan salihat jika dirimu sedang seteru ingat lidah setajam sembilu andai amarah mu...